Cara Tepat Merawat Anak Kucing Baru Lahir

Setelah induk kucing melahirkan, mohon jangan panik karena anda sebagai si pemilik hewan peliharaan harus tau cara merawat anak kucing baru lahir. Pertanyaan yang sering muncul, yaitu tindakan apa yang harus dilakukan?

Cara merawat anak kucing yang baru lahir itu tidak sulit, sebab berlangsung secara alami. Bila induk kucing tidak tertekan atau stres, ia akan merawat bayi yang dilahirkannya berdasarkan naluri. Namun, beberapa kucing dalam kondisi tertentu tak mampu merawat bayinya dan disinilah peran anda sangat diandalkan.

Cara dan tindakan apa saja yang harus dilakukan ketika merawat anak kucing baru lahir?
1. Setelah anak kucing lahir, segera bersihkan seluruh badan dari kotoran yang menempel, terutama tali pusar. Bila induk tak mengalami tekanan atau stres, ia akan menjilati bayinya, tindakan itu termasuk pembersihan kotoran.
2. Pasca kelahiran, siapkan tempat nyaman untuk induk dan anak kucing. Tempat nyaman harus mampu memberi kehangatan. Coba sediakan boks atau kardus berukuran sedang, letakkan kain lembut di bagian dasar.

Bila suasana dirasa kurang begitu hangat, buatlah lampu penerangan di atas boks. Gunakan lampu 25 watt agar suasana terasa lebih hangat. Ketika dilahirkan, bayi kucing dalam kondisi lembab dan basah. Tubuhnya harus memperoleh kehangatan sebab suhu tubuh bisa cepat menurun.

Itulah dua tindakan pertama yang bisa anda lakukan. Selanjutnya, serahkan pada sang induk. Bila sudah merasa tenang, maka ia akan merawat bayinya dengan penuh rasa kasih sayang. Oleh karena itu, setelah selesai membersihkan bayi kucing dan meletakkan di dalam boks/kardus bersih, serahkan kembali ke si induk.

Bagaimana dengan makanan si bayi kucing?
Bila sang induk ada disekitarnya, maka tak perlu khawatir. Air susu dari si induk sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, bahkan kandungannya baik sekali untuk kesehatan si bayi kucing. Namun, bila tak ada induk disekitar si bayi karena faktor-faktor tertentu, berikan susu komersial yang diformulasi khusus untuk bayi kucing. Hindari pemberian susu kaleng (susu sapi dan susu kambing), itu tak baik bagi pencernaan si manis karena kandungan laktosa di dalamnya.

Cara merawat anak kucing baru lahir tak begitu sulit bila ada sang induk, tentu tugas anda semakin mudah. Namun, ada dua langkah penting yang harus dilaksanakan.
1. Memeriksa jenis kelamin bayi kucing.
Tak sulit mengetahui jenis kelamin si bayi, cukup mengangkat bagian ekor belakang. Bila bayi kucing itu berjenis kelamin betina, maka tampak dua lubang berdekatan, sedangkan kucing jantan lokasi dua lubang berjauhan.
2. Menimbang berat badan
Ambil alat timbang, lalu ukurlah berat badan si bayi kucing. Timbang terus berat badan si bayi selama dua hingga tiga minggu.

Cara merawat anak kucing yang baru lahir itu mudah selama sang induk terus berada di dekatnya. Biarkan mereka meluangkan waktu lebih banyak, jangan diajak bermain paling tidak ketika menginjak usia tiga minggu. Lakukan pengawasan sesekali saja ketika mengukur berat badan.

Cara Tepat Merawat Anak Kucing Baru Lahir Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Santi Gustiani

0 comments:

Poskan Komentar